Masyarakat Tradisional dan Modern

Pengertian, Ciri-Ciri Dan Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Modern Terlengkap

Posted on

Pengertian, Ciri-Ciri Dan Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Modern Terlengkap – Kali ini kita akan membahas tentang pengertian masyarakat tradisional dan masyarakat modern, ciri-ciri masyarakat tradisional dan masyarakat modern serta perbedaan masyarakat tradisional dan masyarakat modern.

Pengertian Masyarakat Tradisional dan Modern

Masyarakat Tradisional

Masyarakat tradisional adalah kelompok masyarakat yang menjunjung tinggi leluhurnya dan memegang teguh adat istiadatnya. Umumnya masyarakat tradisional memiliki pandangan bahwa manjalankan warisan nenek moyang berupa nilai hidup, norma, harapan, dan cita-cita adalah kewajiban, kebutuhan dan juga kebanggaan. Mereka menganggap jika melaksanakan tradisi leluhur berarti menjaga keharmonisan masyarakat dan apabila melanggar tradisi berarti merusak keharmonisan masyarakat. Masyarakat tradisional sering disebut juga dengan masyarakat primitif yaitu masyarakat yang memiliki penguasaan teknologi yang rendah.

Masyarakat Modern

Masyarakat modern adalah masyarakat yang telah mengalami tranformasi atau perubahan baik dalam bidang ilmu pengerahuan dan teknologi. Masyarakat modern adalah masyarakat yang mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi zamannya atau hidup sesuai dengan konstelasi zamannya. Karena kondisi dan situasi setiap masyarakat berbeda, maka modernisasi atau proses menujumasyarakat modern antara masyarakat yang satu dengan yang lain berbeda.

Ciri-Ciri Masyarakat Tradisional dan Modern

Ciri-Ciri Masyarakat Tradisional

Berikut ini adalah ciri-ciri masyarakat tradisional, yaitu:

  • Jumlah anggotanya relatif kecil sehingga hubungan antar anggota masyarakat cukup kuat
  • Masyarakat homogen dilihat dari keturunan, tradisi dan juga mata pencahariannya.
  • Memiliki aturan atau orde yang bersifat mengikat anggota masyarakatnya.
  • Bersikap tertutup dan cenderung curiga dengan unsur budaya asing
  • Kehidupan sosia cenderung lambat untuk maju atau statis.
  • Mobilitas sosialnya relatif rendah rendah
  • Hubungan emosional dengan alam kelahirannya sangat kuat dan alam dipandang sebagai sesuatu yang dahsyat dan tak terelakan sehingga masyarakat harus tunduk padanya.
  • Sikap religius atau patuh pada kepercayaan/agamanya sangat kuat.

Ciri-Ciri Masyarakat Modern

Menurut Soerjono Soekanto, Secara garis besar ciri-ciri masyarakat modern, diantaranya:

  • Bersikap terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru dan penemuan-penemuan baru
  • Sikap menerima perubahan setelah menilai kekurangan yang dihadapinya
  • Peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungannya
  • Berorientasi ke masa kini dan masa yang akan datang
  • Menggunakan perencanaan dalam segala tindakannya
  • Yakin akan manfaat iptek.
  • Menghormati hak, kewajiban dan kehormatan pihak lain atau Hak Asasi Manusia.
  • Tidak mudah menyerah atau pasrah terhadap nasib atau selalu berusaha untuk memecahkan masalah.

Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Modern

Daerah tempat tinggal atau wilayah yang didiami
Masyarakat modern tinggal secara menetap disuatu wilayah, biasanya berada di kota. Sedangkan masyarakat tradisional dapat tinggal secara berpindah-pindah sesuai dengan persediaan makanan, biasanya berada di desa bahkan di pedalaman.

Bahasa yang digunakan
Bahasa yang digunakan masyarakat modern cenderung bervariasi dapat berupa bahasa suku, bahasa resmi dan juga bahasa internasional. Sedangkan masyarakat tradisional cenderung menggunakan bahasa suku.

Rumah tempat tinggal
Rumah tempat tinggal masyarakat modern cenderung lebih bervariasi sesuai dengan selera mereka. Sedangkan masyarakat tradisional cenderung sama dan bahan yang digunakan pun sama.

Peralatan yang digunakan
Peralatan yang digunakan oleh masyarakat modern sudah canggih dan biasanya dibuat orang lain. Sedangkan peralatan yang digunakan oleh masyarakat tradisional masih sederhana dan biasanya hasil buatan sendiri.

Kepercayaan yang dianut
Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat modern berbagai macam kepercayaan, Agama sebagai kepercayaan pun bervariasi. Sedangkan masyarakat tradisional kepercayaan bersifat sama satu dengan yang lainnya

Pakaian yang dikenakan.
Pakaian yang dikenakan oleh masyarakat modern selalu mengikuti perkembangan yang dipakai secara umum. Sedangkan masyarakat tradisional pakaian yang dikenakan apa adanya bahkan daun atau kulit kayu jadi bahan pakaian.

Makanan yang dikonsumsi
Makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat modern bervariasi mulai dari makanan tradisional hingga makanan modern (makanan cepat saji). Sedangkan masyarakat tradisional makanan yang dikonsumsi bersifat monoton atau itu-itu saja.

Demikian artikel pembahasan tentangĀ Pengertian, Ciri-Ciri Dan Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Modern Terlengkap semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.