pengertian-pariwisata

25 Pengertian Pariwisata Menurut Pendapat Para Ahli Terlengkap

Posted on

Mengetahui Pengertian Pariwisata Menurut Pendapat Para Ahli Terlengkap

Secara etimologi, pariwisata berasal dari bahasa sansekerta yang terdiri dari 2 kata, yaitu pari dan wisata. Pari memiliki arti “banyak/berkeliling” sedangkan wisata memiliki arti “pergi”. Sedangkan dalam KBBI, pariwisata merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan perjalanan rekreasi. Jadi secara umum pariwisata merupakan suatu perjalanan keliling dari tempat ke tempat lain yang menjadi tempat wisata dengan perencanaan yang matang.

Selain itu, pariwisata merupakan sektor yang dapat dikembangkan dan dapat memberikan kontribusi besar bagi suatu wilayah atau negara. Selain itu, sektor pariwisata juga dapat memberikan suatu lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan mengurangi tingkat pengangguran. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang pengertian pariwisara, berikut ini merupakan beberapa pendapat para ahli tentang definisi pariwisata.

Pengertian Menurut Ahli

1. Menurut UU No. 10 tahun 2009 pasal 1 ayat 3 menyebutkan bahwa pariwisata adalah berbagai macam kegiatan pariwisata dan didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yan disediakan oleh masyarakat, pengusaha, pemerintah dan pemerintah daerah.

2. Menurut Chalik dalam Suwena dan Widyatmaja. Pariwisata adalah perjalanan yang dilakukan secara berkali-kali atau berkeliling.

3. Menurut Muljadi, menyebutkan bahwa pariwisata merupakan aktivitas perubahan tempat tinggal sementara dari seseorang, diluat tempat tinggal sehari-hari dengan suatu alasan apapun selain melakukan kegiatan yang bisa menghasilkan upah atau gaji.

4. Menurut Hans Buchli dalam Suwena dan Widyatmaja, menyebutkan bahwa kepariwisataan adalah setiap peralihan tempat yang bersifat sementara dari seseorang atau beberapa orang dengan maksud memperoleh pelayanan yang diperuntukkan bagi kepariwisataan itu oelh lembaga-lembaga yang digunakan untuk maksud tertentu.

5. Menurut Damanik dan Weber, menyebutkan bahwa pariwisata adalah fenomena pergerakan manusia, barang atau jas yang sangat kompleks.

6. Menurut Soekadijo dalam Suwena dan Widyatmaja. Pariwisata adalah gejala yang kompleks dalam masyarakat, di dalamnya terdapat hotel, obyek wisata, souvenir, pramuwisata, angkutan wisata, biro perjalanan wisata, rumah makan, dan banyak lainnya.

7. Menurut Marpaung dan Bahar. Kepariwisataan adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk orang yang melakukan kegiatan perjalanan.

8. Menurut Koen Meyers, pariwisata adalah aktivitas perjalanan yang dilakukan ole sementara waktu dari tempat tinggal semula ke daerah tujuan dengan alasan bukan untuk menetap atau mencari nafkah melainkan hanya untuk memenuhi rasa ingin tahu dan menghabiskan waktu senggang atau libur serta tujuan-tujuan lainnya.


9. Menurut Kodhyat , pariwisata merupakan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain yang bersifat sementara yang dilakukan perorangan atau kelompok, sebagai usaha mencari keseimbangan atau keserasian dan kebahagiaan dengan lingkungan dalam dimensi sosial, budaya, alam dan ilmu.

10. Menurut Gamal, pariwisata diartikan sebagai bentuk suatu proses kepergian sementara dari seorang lebih menuju ke tempat lain di luar tempat tinggalnya.

11. Menurut WTO (Word Tourism Organization) , pariwisata merupakan kegiatan manusia yang melakukan perjalanan ke dan tinggal di daerah tujuan di luar lingkungan kesehariannya.

12. Menurut Mathieson & Wall, Pariwisata merupakan serangkaian aktivitas yang berupa aktivitas perpindahan orang untuk sementara waktu ke suatu tujuan di luar tempat tinggal maupun tempat kerjanya, aktivitas yang dilakukannya selama tinggal di tempat tujuan tersebut dan kemudahan-kemudahan yang disediakan untuk memenuhi kebutuhannya baik selama dalam perjalanan maupun di lokasi tujuannya.

13. Menurut Richard Sihite, Pariwisata ialah suatu bentuk kegiatan traveling atau perjalanan yang dilakukan dalam jangka waktu pendek atau sementara waktu.

14. Menurut James J.Spillane, Pariwisata merupakan suatu kegiatan untuk melakukan perjalanan yang bertujuan untuk mendapatkan kenikmatan, mencari kepuasan, mengetahui sesuatu, memperbaiki kesehatan, menikmati olahraga atau istirahat, menunaikan tugas, berziarah dan tujuan lainnya.

15. Menurut Robert McIntosh, Pariwisata merupakan gabungan dari interaksi antara pemerintah selaku tuan rumah pariwisata, bisnis, dan wisatawan.

16. Menurut Guyer Flauler, Pariwisata merupakan suatu fenomena yang didasarkan atas kebutuhan akan kesehatan & pergantian hawa, penilaian yang sadar & menumbuhkan cinta terhadap keindahan alam, juga pada dasarnya disebabkan oleh bertambahnya pergaulan dari berbagai bangsa dan kelas manusia sebagai hasil dari perkembangan perniagaan, industri, serta penyempurnaan dari alat-alat pengangkutan.

17. Menurut Burkart & Medlik, Pariwisata ialah suatu tranformasi orang untuk sementara dan dalam jangka waktu pendek menuju tujuan-tujuan di luar tempat dimana mereka tinggal dan bekerja.

18. Menurut Herman V. Schulard, Pariwisata merupakan sejumlah kegiatan terutama yang ada kaitannya dengan perekonomian secara langsung berhubungan dengan masuknya orang-orang asing melalui jalur lalu lintas di suatu negara, kota dan daerah tertentu.

19. Menurut Sinaga, Pariwisata merupakan suatu perjalanan yang terencana, yang dilakukan secara individu maupun kelompok dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan untuk mendapatkan suatu bentuk kepuasan dan kesenangan semata.

20. Menurut Prof. Salah Wahab, Pariwisata merupakan suatu aktivitas manusia yang dilakukan secara sadar dan mendapat pelayanan secara bergantian diantara orang-orang dalam suatu Negara itu sendiri ataupun diluar negeri, meliputi pendiaman orang-orang dari daerah lain untuk sementara waktu dalam mencari dan memperoleh kepuasan yang beraneka ragam dan berbeda dengan apa yang dialaminya (dimana ia tinggal).

21. Menurut Suwantoro, Pariwisata ialah suatu proses kepergian sementara dari seseorang menuju tempat lain di luar tempat tinggalnya, karena suatu alasan dan bukan untuk menghasilkan uang.

22. Menurut Soekadijo, Pariwisata merupakan suatu gejala yang kompleks dalam masyarakat, didalamnya terdapat hotel, objek wisata, souvenir, pramuwisata, angkutan wisata, biro perjalanan wisata, rumah makan dan banyak lainnya.

23. Menurut Kusdianto, Pariwisata ialah susunan organisasi, baik pemerintah maupun swasta yang terkait dalam pengembangan, produksi dan pemasaran produk suatu layanan yang memenuhi kebutuhan dari orang yang sedang bepergian.

24. Menurut Hunziker dan Kraft, Pariwisata merupakan keseluruhan hubungan dan gejala-gejala yang timbul dari adanya orang asing dan perjalanannya itu tidak untuk bertempat tinggal menetap dan tidak ada hubungannya dengan kegiatan untuk mencari nafkah.

25. Menurut Norval, pengertian pariwisata adalah keseluruhan kegiatan yang berhubungan dengan masuk, tinggal, da pergerakan penduduk asing di dalam atau di luar suatu negara atau kota atau wilayah tertentu.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Pariwisata Menurut Pendapat Para Ahli.  Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya.