pendidikan

20 Pengertian Pendidikan dan Fungsinya Menurut Para Ahli LENGKAP

Posted on

20 Pengertian Pendidikan dan Fungsinya Menurut Para Ahli LENGKAP

Pendidikan merupakan kata yang tidak asing lagi didengar olek kita. Pendidikan dikenalkan pada kita sejak masih kecil, malah mungkin sejak kita ada dikandungan. Ibu lah yang pertama kali mengenalkan kepada kita tentang sebuah pendidikan. Namun, tahukah kalian apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendidikan?

Dalam bahasa inggris, pendidikan disebut dengan education yang berasal dari bahasa latin yaitu ‘educatum’, yang tersusun atas dua kata yaitu E dan Duco. Kata E memiliki sebiah arti perkembangan dari luar atau dari sedikit menjadi banyak, sementara Duco berarti perkembangan atau sedang berkembang.

Sedangkan secara etimologi, pengertian pendidikan yaitu menjadi berkembang atau bergerak dari dalam keluar, atau dengan kalimat lain, pendidikan berarti proses mengembangkan kemampuan diri sendiri (inner abilities) dan kekuatan individu. Kata Education sering juga dihubungkan dengan ‘Educere‘ (Latin) yang berarti dorongan (propulsion) dari dalam keluar. Artinya untuk memberikan pendidikan melalui perubahan yang diusahakan melalui latihan ataupun praktik. Oleh karena itu definisi pendidikan mengarahkan untuk suatu perubahan terhadap seseorang untuk menjadi lebih baik. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata pendidikan secara berasal dari kata “didik” dengan mendapatkan imbuhan “pe” dan akhiran “an”, yang berarti cara, proses atau perbuatan mendidik.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli

Sedangkan pendapat ahli lainnya memiliki pendapat sendiri mengenai pengertian pendidikan, antara lain sebagi berikut.

1. Prof. H . Mahmud Yunus
Pendidikan menurut Prof. H . Mahmud Yunus adalah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dna akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dna cita-cita. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.

2. Prof. Dr. John Dewey
Pendidikan menurut Prof. Dr. John Dewey merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.

3. M.J. Langeveld
Pendidikan menurut M.J. Langeveld yaitu upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kearah kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya agar senantiasa mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.

4. Driyarkara
Pendidikan didefinisikan sebagai upaya memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani. (Driyarkara, Driyarkara Tentang Pendidikan, Yayasan Kanisius, Yogyakarta, 1950, hlm.74.)

5. Stella van Petten Henderson
Pendidikan merupakan kombinasai dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial. Kohnstamm dan Gunning (1995) : Pendidikan adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan diri dan penetuan-diri secara etis, sesuai denga hati nurani.

6. H.H Horne
Dalam pengertian luas, pendidikan merupakan perangkat dengan mana kelompok sosial melanjutkan keberadaannya memperbaharui diri sendiri, dan mempertahankan ideal-idealnya.

7. Thedore Brameld
Pendidikan adalah suatu proses yang lebih luas daripada proses yang berlangsung di dalam sekolah saja. Pendidikan adalah suatu aktivitas sosial yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan berkembang. Di dalam masyarakat yang kompleks, fungsi pendidikan ini mengalami spesialisasi dan melembaga dengan pendidikan formal yang senantiasa tetap berhubungan dengan proses pendidikan informal di luar sekolah).

8. Plato
Pendidikan adalahproses yang dilakukan seumur hidup yang dimulai dari proses lahir hingga kematian, yang akan membuat seseorang bersemangat dalama mewujudkan warga negara yang ideal dan mengajarkannya bagaimana cara memimpin dan mematuhi yang benar.

9. C.D Hardie
Menurut C.D Hardie dalam buku monografnya Truth and Fallacy in Educational Theory (1941), menyatakan bahwa pendidikan seharusnya mendidik seseorang dengan alami (nature), bahwa seorang guru harus bertindak sebagai tukang kebun yang membina tumbuhan secara alami dan tidak melakukan hal hal yang tidak alamiah. Dalam monografnya, C.D. Hardi mengkritik pemerintah yang memberikan aturan aturan (law) yang mengatur pendidikan.


10. Comenius
Pada abad pertengahan Bapak Comenius menyatakan bahwa pendidikan adalah proses dimana individu mengembangkan kualitasnya terhadap agama, ilmu pengetahuan dan moralnya, yang membuatnya mampu mengklaim dirinya sebagai manusia.

Baca Juga:

11. Ki Hajar Dewantara
Menyatakan bahwa pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.

12. Frederick J. Mc Donald
Frederick J. Mc Donald mengatakan bahwa pendidikan ialah suatu proses yang arah dan tujuannya merubah tabiat manusia atau peserta didik.

13. Ahmad D. Marimba
Ahmad D. Marimba menyatakan pendidikan ialah proses bimbingan yang dilaksanakan secara sadar oelh pendidik terhadap suatu proses perkembangan jasmani dan rohani peserta didik yang bertujuan agar kepribadian peserta didik terbentuk dengan sangat unggul.

14. Carter V. Good
Carter V. Good mengartikan pendidikan sebagai prosess perkembangan percakapan seseornag dalam bentuk dan perilaku yang berlaku dlam masyarakat.

15. Ensiklopedi Pendidikan Indonesia
Menurut Ensiklopedi Pendidikan Indonesia pendidikan adalah proses membimbing manusia atau anak dari kegelapan, ketidak tahuan, kebodohan dan kecerdasan pengetahuan.

16. UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003
Sedangkan menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 , mengatakan bahwa pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang baik, pengendalian diri, berakhlak mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.

17. Encyclopedia Americana 1978
Menurut Encyclopedia Americana 1978 , Pendidikan adalah proses yang digunakan setiap individu untuk mendapatkan pengetahuan, wawasan serta mengembangkan sikap dan keterampilan.

18. Kohnstamm dan Gunning
Menurutnya pendidikan adalah ciptaan dari hati nurani manusia, bahwa pendidikan merupakan proses pembentukan dan penentuan nasib sendiri sesua hati nurani.

19. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Dalam KBBI Pendidikan memiliki arti sebagai proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi dari objek tertentu dan spesifik. Secara formal diperoleh hasil pengetahuan setiap individu yang memiliki pola pikir, perilaku dan moral sesuai dengan pendidikan yang diperoleh.

20. Aldous Huxley
Beliau mengatakan bahwa pendidikan yang sempurna adalah dimana semua manusia dilatih agar siap untuk ditempatkan dalam hirarki sosial akan tetapi dalam prosesnya tidak melakukan penghancuran atau pengrusakan terhadap individu atau karakter unik atau khas seseorang.

Definisi pendidikan dapat disimpulakan sebagai proses bimbingan yang diberikan kepada anak dalm masa pertumbuhan dan perkembangannya yang bertujuan untuk mencapai tingkat kedewasaan dan untuk menambah ilmu pengetahuan, karakter diri dan mengarahkan anak utnuk menjadi pribadi yang lebih baik. Pendidikan juga diartikan sebagai usah sadar yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik dalam belajar melalui suatu kegiatan pengajaran, bimbingan untuk peranannya dimasa yang akan datang.


Fungsi Pendidikan 

Sebuah pendidikan memiliki banyak fungsinya, antara lain:

  • Menanamkan keterampilan yang diperlukan untuk ikut ambil bagian dalam demokrasi
  • Mengembangkan bakat yang dimiliki tiap orang demi kepentingan pribadi dan masyarakat
  • Mempersiapkan anggota masyarakat untuk dapat mencari nafkah
  • Melestarikan kebudayaan
  • Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui mekanisme pendidikan di sekolah, orang tua melimpahkan wewenang dan tugas dalam mendidik anak pada pihak sekolah
  • Sebagai sarana untuk mengakomodir perselisihan paham seperti perbedaan pandangan antara pihak sekolah dan pihak umum tentang beberapa nilai tertentu misalnya keterbukaan, pendidikan seks dan lain sebagainya
  • Menjaga system kelas sosial. Pendidikan sekolah adalah sebagai sarana siswa melangkah ke tahapan dimana pada akhirnya dapat memiliki status sosial yang sama atau lebih tinggi dari orang tuanya.
  • Pendidikan sekolah juga dianggap mampu memperpanjang masa remaja seseorang karena peserta didik dianggap masih tergantung secara psikologis dan finansial pada orang tuanya

Menurut seorang pakar, David Popenoe, pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang berhubungan dengan perkembangan resepsi sosial seseorang seperti sumber inovasi sosial, sarana pengajaran tentang adanya berbagai corak dan kultur kepribadian, transmisi kebudayaan, menjamin integrasi sosial dan memilih serta mengajarkan berbagai peranan dalam kehidupan sosial. Diharapkan pada kemudian hari seseorang dapat menjadi pribadi yang peka akan kehidupan sosial di sekitarnya .

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang 20 Pengertian Pendidikan dan Fungsinya Menurut Para Ahli LENGKAP. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.