suku-indonesia

300 Lebih Nama Nama Suku Bangsa di 34 Provinsi di Indonesia

Posted on

Mengenal 300 Lebih Nama Nama Suku Bangsa di 34 Provinsi di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang sangat luas dengan berbagai macam suku dan budayanya. Bhineka Tunggal Ika , merupakan julukan untuk negara kita tercinta Indonesia yang bermakna berbeda-beda tapi satu jua. Perbedaan itulah yang menjadi faktor pemersatu Negeri ini. Indonesia adalah negara dengan kepulauan luas terbentang antara Sabang dan Merauke. Tidak hanya itu Indonesia juga dikenal dengan keanekaragaman hayati yang dimilikinya, dari kekayaan sumberdaya alamnya serta kekayaan adat dan budayanya.

Terdapat lebih dari 300 suku bangsa di Negara Indonesia. Atau lebih tepatnya terdapat sekitar 1.340 suku banga Indonesia menurut sensus BPS pada tahun 2010. Dari keseluruhan jumlah populasi yang ada, 41% populasinya merupakan keturunan dari suku Jawa. Kebanyakan suku jawa tinggal dan berkumpul di pulau Jawa, akan tetapi jutaan jiwa telah bertransmigrasi dan tersebar ke berbagai pulau di Nusantara seperti di Sumatera dan Kalimantan bahkan ada pula yang bermigrasi keluar negeri seperti di Malaysia dan Suriname. Seku terbesar kedua yaitu Suku Sunda, suku Melayu, dan suku Madura adalah kelompok terbesar berikutnya di negara ini. Dan masih terdapat pula suku-suku di pulau terpencil lainnya seperti di Kalimantan dan Papua.


suku-bangsa

Berikut ini merupakan tabel nama-nama suku di 34 Provinsi yang ada di Indonesia

No.ProvinsiNama Suku
1Nangroe Aceh DarussalamAceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
2Sumatera UtaraBatak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
3Sumatera BaratMinangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
4RiauMelayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
5Riau KepulauanMelayu, Siak, dan Sakai
6JambiBatin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
7BengkuluMuko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
8Sumatera SelatanMelayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
9LampungPesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
10Bangka BelitungBangka, Melayu, dan Tionghoa
11BantenBaduy, Sunda, dan Banten
12DKI JakartaBetawi
13Jawa BaratSunda
14Jawa TengahJawa, Karimun, dan Samin
15D.I. YogyakartaJawa
16Jawa TimurJawa, Madura, Tengger, dan Osing
17BaliBali Aga dan Bali Majapahit
18Nusa Tenggara BaratBali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
19Nusa Tenggara TimurSabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
20Kalimantan BaratKayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
21Kalimantan TengahKapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
22Kalimantan SelatanNgaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak
23Kalimantan UtaraDayak, Tidung, Bulungan, Suluk, Banjar, Lun Bawang / Lun Dayeh
24Kalimantan TimurNgaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis
25Sulawesi SelatanMandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar
26Sulawesi TenggaraMapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
27Sulawesi BaratMandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
28Sulawesi TengahBuol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
29GorontaloGorontalo
30Sulawesi UtaraMinahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
31MalukuBuru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
32Maluku UtaraHalmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan
33Papua BaratMey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentani
34PapuaSentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati

Berbagai kawasan di Indonesia memiliki suku asli atau suku pribumi yang menghuni tanah leluhurnya sejak dahulu kala. Akan tetapi karena arus perpindahan penduduk yang didorong budaya merantau, atau program transmigrasi yang digalakkan pemerintah, banyak tempat di Indonesia dihuni oleh suku bangsa pendatang yang tinggal di luar kawasan tradisional sukunya.

Itulah daftar nama-nama suku di Indonesia. Sekian semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.