Pengertian Drama Dan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Dalam Pementasan Drama

Posted on

Drama adalah salah satu bentuk karya sastra yang menggambarkan kehidupan dengan menyampaikan konflik melalui dialog. Dalam drama terdapat unsur intrinsik, yaitu unsur yang membangun sebuah karya sastra dan terdapat di dalamnya. Unsur- unsur tersebut, antara lain sebagai berikut.

drama

Tokoh

Tokoh adalah orang yang berperan dalam drama. Tokoh dapat dibedakan menjadi berikut.

  • Berdasarkan sifatnya, tokoh diklasifikasikan sebagai berikut.
    • Tokoh protagonis, yaitu tokoh utama yang mendukung cerita.
    • Tokoh antagonis, yaitu tokoh penentang cerita.
    • Tokoh tritagonis, yaitu tokoh pembantu, baik untuk tokoh protagonis maupun untuk tokoh antagonis.
  • Berdasarkan perannya, tokoh diklasifikasikan menjadi tiga.
    1. Tokoh sentral, yaitu tokoh-tokoh yang paling menentukan dalam drama. Tokoh sentral merupakan penyebab terjadinya konflik. Tokoh sentral meliputi tokoh protagonis dan tokoh antagonis.
    2. Tokoh utama, yaitu tokoh pendukung atau penentang tokoh sentral Dapat juga sebagai perantara tokoh sentral. Dalam hal ini adaiah tokoh tritagonis.
    3. Tokoh pembantu, yaitu tokoh-tokoh yang memegang peran pelengkap atau tambahan dalam mata rangkai cerita
  • Perwatakan/Penokohan
    Perwatakan/penokohan adalah penggambaran sifat batin seseorang tokoh yang disajikan dalam cerita. Perwatakan tokoh-tokoh dalam drama digambarkan melalui dialog, ekspresi, atau tingkah Iaku sang tokoh. Watak para tokoh digambarkan dalam tiga dimensi (watak dimensional) sebagai berikut.

    • Keadaan fisik, digambarkan melalui umurjenis keiamin, ciri-ciri tubuh, cacat jasmani, ciri khas yang menonjol, suku bangsa, raut muka, kesukaan, tinggi/pendek, kurus/ gemuk, atau suka senyum/cemberut.
    • Keadaan psikis, meliputi watak, kegemaran, mental, standar moral, temperamental, ambisi, psikologis yang dialami, dan keadaan emosi.
    • Keadaan sosiologis, meliputi jabatan, pekeijaan, kelas sosial, ras, agama, dan ideologi.

Setting atau Latar

Setting atau tempat kejadian cerita sering disebut juga latar cerita Setting meliputi tiga dimensi, antara lain sebagai berikut

  1. Setting tempat adaiah tempat terjadinya cerita dalam drama Setting tempat tidak dapat berdiri sendiri. Setting tempat berhubungan dengan setting ruang dan waktu.
  2. Setting waktu adaiah waktu/zaman/periode sejarah terjadinya cerita dalam drama.
  3. Setting suasana adaiah suasana yang mendukung terjadinya cerita. Setting cerita dapat didukung dengan tata suara aitau tata lampu saat pementasan drama,

Tema

Tema merupakan gagasan pokok atau ide yang mendasari pembuatan sebuah drama. Tema yang biasa diangkat dalam drama, meliputi: masalah percintaan, kritik sosial, kemiskinan, kesenjangan sosial, penindasan, ketuhanan, keluarga yang retak, patriotisme, perikemanusiaan, dan renungan hidup

Amanat atau Pesan Pengarang

Amanat adaiah pesan yang disampaikan pengarang kepada pembaca atau penonton melalui karyanya (termasuk drama). Amanat bersifat kias subjektif dan umum, sedangkan tema bersifat lugas, objektif, dan khusus. Amanat drama selalu berhubungan dengan tema drama.

Dialog (Percakapan)

Ciri khas naskah drama berbentuk cakapan atau dialog Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan dialog dalam naskah drama.

  1. Dialog harus mencerminkan percakapan sehari-hari, karena drama merupakan mimetik (tiruan) dari kehidupan sehari-hari.
  2. Ragam bahasa dalam dialog drama menggunakan bahasa lisan yang komunikatif dan bukan ragam bahasa tulis.
  3. Diksi (pilihan kata) yang digunakan dalam drama harus berhubungan dengan konflik dan plot.
  4. Dialog dalam naskah drama juga harus bersifat estetis, artinya memiliki bahasa yang indah.
  5. Dialog harus dapat mewakili tokoh yang dibawakan, baik watak secara psikologis, sosiologis, maupun fisiologis.

Konflik

Konflik adalah pertentangan atau masalah dalam drama. Konflik dibedakan menjadi dua, konflik eksternal dan internal.

  1. Konflik eksternal adalah konflik yang terjadi antara tokoh dengan sesuatu di luar dirinya.
  2. Konflik internal adalah konflik yang terjadi antara tokoh dengan dirinya sendiri.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pengertian Drama Dan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Dalam Pementasan Drama. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.


Baca postingan selanjutnya: