pengertian-kelarutan

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelarutan Dan Penjelasan Lengkap

Posted on

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar ungkapan mudah larut dan sukar larut. Suatu senyawa elektrolit akan mudah larut jika berada dalam larutan kurang jenuh. Sebaliknya, suatu senyawa elektrolit akan sukar larut jika berada dalam larutan jenuh. Faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kelarutan suatu zat?

pengertian-kelarutan

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelarutan

Kelarutan suatu senyawa elektrolit dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain suhu, konsentrasi, dan pengaruh penambahan ion senama.

a. Suhu

Kenaikan suhu akan memberikan tambahan energi untuk memutuskan ion-ion dari senyawa elektroiitnya. Oleh karena itu, semakin tinggi suhu, semakin mudah suatu elektrolit larut.

b. Konsentrasi

Semakin besar konsentrasi ion-ion yang terdapat dalam larutan akan memperbesar hasil perkalian konsentrasi ion-ion dalam larutan. Hasil perkalian konsentrasi ion-ion ini apabila mampu melewati harga Ksp, elektrolit tersebut akan rfiudah mengendap dan sukar larut.

c. Pengaruh Penambahan Ion Senama

Elektrolit-elektrolit yang terdiri atas ion logam yang sama seperti AgCI, AgNO3, Ag2CrO4,AgBr, dan Ag3PO4 dikatakan mempunyai ion senama, yaitu ion perak (Ag+). Demikian juga dengan AgCI, NaCI, CaCI2, dan AICI3 juga dikatakan memiliki ion senama yaitu ion klorida (Cl).

d. Sifat Pelarut

Garam-garam organik lebih mudah larut dalam air dibanding garam-garam anorganik.

e. Pengaruh pH

Kelarutan dari garam-garam yang berasal dari asam lemah bergantung pada larutannya. Contoh asam oksalat, saat dilarutkan ke dalam air akan melepaskan ion H+ dan ion C2O24. Ion H+ dari air akan bergabung dengan ion oksalat C2O24 membentuk asam oksalat kembali H2C2O4 sehingga menambah kelarutan garamnya.

f. Pengaruh Hidrolisis

Apabila garam dari asam lemah dilarutkan ke dalam air, akan menghasilkan ion H+ sehingga jumlah ion H+ dalam air bertambah. Kation dari garam mengalami hidrolisis sehingga menambah kelarutan garam tersebut.

g. Efek Kompleks

Kelarutan suatu garam yang sedikit larut dalam suatu larutan lain dapat menghasilkan senyawa kompleks. Senyawa kompleks ini terbentuk dari kation garam dengan atom pusat dari senyawa lain, misal seperti dalam persamaan reaksi berikut.

AgCI(s) + 2NH4OH(aq) → Ag(NH3)2CI(aq) + 2H2O(ℓ)

Ag(NH3)2CI merupakan senyawa kompleks yang terbentuk dari AgCI. AgCI sedikit larut dalam air. Saat AgCI bersenyawa dengan NH4OH membentuk Ag(NH3)2CI, kelarutan AgCI menjadi bertambah karena dalam senyawa kompleks tersebut konsentrasinya bertambah.

Suatu elektrolit, dalam larutannya membentuk kesetimbangan. Adanya penambahan ion senama ke dalam larutan elektrolit tersebut akan mengakibatkan terjadinya pergeseran kesetimbangan ion- ion di dalam larutan ke arah pembentukan molekulnya kembali. Pergeseran ini mengakibatkan berkurangnya ion-ion dalam larutannya. Dengan semakin sedikitnya ion mengakibatkan elektrolit tersebut sukar larut.

Contoh:

Ca(OH)2(s) ↔ Ca2+(aq) + 20H(aq)

Jika ke dalam elektrolit tersebut ditambahkan suatu larutan yang mempunyai ion senama dengan ion OH misalnya NaOH, konsentrasi ion OH akan bertambah. Berdasarkan asas Le-Chatelier, kesetimbangan tersebut akan bergeser ke arah pembentukan moiekul Ca(OH)2 yang sukar larut.

Adanya ion sejenis dalam larutan menyebabkan konsentrasi salah satu ion meningkat sehingga konsentrasi ion yang lain lebih,kecil. Hal ini menyebabkan hasil kali kelarutan sama dengan Ksp-nya. Ksp merupakan batas maksimal hasil kali konsentrasi ion dalam larutan jenuh elektrolit yang sukar larut dalam air.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Hubungan Kelarutan dengan Hasil Kali Kelarutan Dan Contoh Soal. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.


Baca postingan selanjutnya: