lingkungan hidup

Pengertian Lingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan

Posted on

Penjelasan Lengkap Pengertian Lingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan

Manusia hidup di muka bumi ini tidak sendirian, melainkan bersama makhluk hidup yang lain, yaitu tumbuhan, hewan, dan jasad renik. Keberadaan makhluk hidup yang lain itu tidak pasif terhadap manusia, tetapi hidup manusia berhubungan erat dengan mereka.

Hubungan kehidupan manusia dengan makhluk hidup yang lain di bumi dapat kita buktikan dalam kehidupan sehari-hari. Manusia akan selalu membutuhkan tumbuhan dan hewan untuk memperoleh oksigen dan makanan. Namun, sebaliknya tumbuhan, hewan, dan jasad renik tetap dapat hidup meskipun tidak ada manusia.

Manusia bersama makhluk hidup yang lain menenempati suatu ruang tertentu. Selain makhluk hidup, di dalam ruang tersebut juga terdapat makhluk tak hidup, antara lain udara yang terdiri dari bermacam-macam gas, air dalam bentuk uap, cair, dan padat, serta tanah dan batu. Ruang yang menjadi tempat makhluk hidup dan tak hidup tersebut dinamakan lingkungan hidup.

Lingkungan hidup dapat diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

Permasalahan lingkungan hidup mulai mendapat perhatian yang sangat serius dari dunia internasional sejak tahun 1970-an, yaitu setelah diadakannya Konferensi PBB tentang lingkungan hidup di Stock¬holm, Swedia tahun 1972. Konferensi tersebut dikenal pula sebagai Konferensi Stockholm dan tanggal pembukaan kegiatan konferensi, yaitu 5 Juni disepakati sebagai Hari Lingkungan Hidup se Dunia.


Salah satu resolusi yang dihasilkan dalam Konferensi Stockholm adalah didirikannya badan khusus dalam PBB yang bertugas mengurus permasalahan lingkungan hidup. Badan PBB tersebut adalah United Nation Environmental Programme (UNEP) yang markasnya berada di Nairobi, Kenya.

Lingkungan hidup dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan hidup alamiah dan lingkungan hidup binaan.

Lingkungan Hidup Alamiah

Lingkungan hidup alamiah adalah suatu sistem yang amat dinamis yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, makhluk hidup, dan komponen- komponen abiotik lainnya tanpa adanya campur tangan manusia. Interaksi yang terjadi di dalam lingkungan alamiah dan sekitarnya membentuk suatu sistem ekologi (ekosistem).

Tingkat heterogenitas organisme hidup dalam ekosistem alamiah sangat tinggi. Oleh karena itu, ekosistem alami mampu memper- tahankan proses kehidupan di dalamnya secara sendiri.

Salah satu contoh lingkungan hidup alamiah adalah hutan primer. Di dalam lingkungan alamiah itu terjadi interaksi antarkomponen lingkungan, pertukaran energi dengan materi, serta pergantian (suksesi) komunitas tumbuhan dan hewan sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang ditimbulkan oleh peristiwa alam. Peristiwa-peristiwa alam tersebut antara lain gempa bumi, kebakaran hutan, banjir, dan perubahan iklim.

Suksesi alamiah dalam lingkungan hidup dapat terjadi berkali-kali, namun akhirnya selalu membentuk komunitas yang stabil. Sebaiiknya. suksesi dalam hutan primer yang terjadi akibat kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perladangan berpindah, pertambangan, pembukaan hutan untuk pertanian, dan perkebunan menvebabkan lingkungan hidup alamiah menjadi lingkungan hidup binaan.

Lingkungan Hidup Binaan

Lingkungan hidup binaan adalah lingkungan hidup alamiah yang sudah didominasi oleh kehadiran manusia. Lingkungan hidup binaan dapat terbentuk antara lain karena jumlah penduduk dan kebutuhan hidup manusia yang makin meningkat sehingga memaksa manusia mengubah lingkungan hidup alamiah.

Di dalam proses membentuk lingkungan hidup binaan itu manusia menghasilkan limbah. Oleh karena itu, lingkungan hidup binaan selalu ditandai oleh adanya limbah yang berdampak langsung atau tidak langsung bagi kehidupan manusia, baik dampak fisik maupun sosial.

Lingkungan hidup buatan bersifat labil karena tingkat heterogenitas organisme hidup di dalamnya rendah. Oleh karena itu, untuk mempertahankan bentuk lingkungan hidup tersebut perlu diberi bantuan energi dari luar oleh manusia. Contoh lingkungan hidup binaan adalah sawah dan tempat wisata alam pantai.

Sekian materi yang diberikan seputar Pengertian Lingkungan Hidup Alamiah dan Lingkungan Hidup Binaan, semoga dapat membantu dan menambah wawasan para pembaca khusus nya dalam pelajaran Geografi. Semoga artikel ini bermanfaat, sampai bertemu dipostingan selanjutnya…