ciri kerja prestatif

Peran, Prinsip Dan Ciri Belajar Prestatif

Posted on

Perilaku belajar prestatif sangat dibutuhkan dalam dunia usaha. Untuk dapat bekerja secara prestatif orang harus mengetahui prinsip dan cirinya.

ciri kerja prestatif

Prinsip dan Ciri Belajar Prestatif

Pada dasamya penerapan proses belajar sulit distandardisasi karena sifat untuk masing- masing individu berbeda. Namun, Siverman telah membuat prinsip-prinsip umum yang sangat berguna, antara lain sebagai berikut.

  1. Proses belajar sangat efektif dan efisien jika diperkuat dengan respons yang benar.
  2. Terdapat banyak cara belajar yang kesemuanya memerlukan proses dan latihan yang berbeda.
  3. Proses belajar akan efektif dan efisien jika dapat dimengerti dan kurang berhasil jika dilakukan dengan cara menghafal.
  4. Pencapaian hasil belajar ditentukan oleh seberapa baik dan banyak pengetahuan dapat diserap.
  5. Orang dapat belajar lebih efektif dan efisien, jika mereka mengetahui batas-batas kemam- puannya.
  6. Motivasi dapat memengaruhi efektivitas dan efisiensi.
  7. Pemberian hadiah dapat meningkatkan peran penting dalam belajar.
  8. Praktik dalam bidang usaha atau bisnis akan mendorong terciptanya proses belajar secara efektif dan efisien.

Kewirausahaan adalah profesi yang merupakan gabungan antara pengetahuan dan kiat. Jika demikian, sistem pendidikan kewirausahaan seharusnya tidak hanya memperkuat pengetahun dan kiat, tetapi mempersatukan keduaelemen tersebut sehingga menjadi dasar yang kuat untuk mengambil keputusan. Oleh karena itu, sebaiknya dibangun azas pembelajaran yang dapat diterapkan dalam belajar prestatif, antara lain sebagai berikut.

  1. Belajar teori kewirausahaan.
  2. Mengembangkan kompetensi wirausaha.
  3. Mengembangkan pembelajaran di bidang bisnis.
  4. Penerapan pembelajaran melalui pembuatan sesuatu.
  5. Penentuan standar baku mengenai ciri-ciri wirausaha sukses.
  6. Adanya motivation training ke dalam program pendidikan kewirausahaan.

Komponen Pembelajaran

Agar efektif membelajarkan diri sehingga dapat berkembang secara dinamis, kreatif, efektif, dan efisien maka harus mengetahui beberapa komponen pembelajaran. antara lain sebagai berikut.

1. Pengajaran Unit

Dari pengajaran unit, seseorang akan memperoleh pembelajaran prestatif, antara lain sebagai berikut:

  • belajar mengenai diri sendiri;
  • belajar mengenai bisnis dengan baik;
  • belajar membuat perencanaan bisnis;
  • belajar mengembangkan diri secara efektif dan efisien;
  • belajar memecahkan permasalahan dalam berwirausaha;
  • belajar magang di berbagai bisnis;
  • belajar secara ilmiah dalam berwirausaha;
  • belajar bekerja di berbagai bisnis;
  • belajar mengembangkan mental berwirausaha;
  • belajar bekerja sama dengan wirausaha;
  • belajar mengenai lingkungannya

2. Bersikap Dinamis

Ukuran dinamis sulit untuk dijelaskan. Sikap dinamis adalah suatu kegiatan yang berkelanjutan untuk mencapai hasil yang telah ditetapkan. Bersikap dinamis sangat penting untuk menerapkan pembelajaran yang semula pasif dan statis menjadi tetbuka. Dinamis juga terbuka terhadap inovasi, kreasi, dan melatih kepekaan hidup melalui berwirausaha. Wirausaha akan berkembang baik jika diikuti dengan sikap yang tidak mudah putus asa dan selalu mencari solusi yang terbaik bagi keberlanjutan bisnis.

3. Aktivitas belajar

Agar belajar lebih aktif, efektif, dan efisien, aktivitas belajar hendaknya dilakukan dengan mendengarkan, menulis, menilai, berhitung, berbicara, menyimpulkan. meng- organisir, menganalisis, dan menarik simpulan.

4. Sistem Bimbingan Belajar

Sistem bimbingan belajar secara klasikal mengandung kelemahan, yaitu kurangnya perhatian terhadap perbedaan individu serta perkembangan pribadi yang dinamis, kreatif, inovatif, efektif, dan efisien. Agar mereka aktif dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif dan efisien, ditanamkan dan dikembangkan kondisi serta kesempatan untuk memberikan bimbingan belajar secara individual. Hal tersebut ditempuh dengan beberapa langkah, antara lain sebagai berikut.

  1. Belajar dan bekerja adalah salah satu cara untuk mencapai cita-cita.
  2. Kesediaan dan kemauan belajar adalah sikap mental yang merasa dirinya kurang dan haus akan pengetahuan.
  3. Manusia tidak saja sebagai sumber daya, tetapi juga sebagai sumber teknologi dan wirausaha.

Kemauan untuk belajar secara efektif dan efisien merupakan ciri orang yang akan mendapatkan kemajuan. Pengetahuan dan keterampilan tidak hanya diperoleh dari sekolah, di luar sekolah justru akan diperoleh pengalaman yang lebih besar.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Peran, Prinsip Dan Ciri Belajar Prestatif. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.


Baca postingan selanjutnya: