pentingnya prestatif

Pentingnya Bekerja Prestatif Menurut Para Ahli

Posted on

Wirausaha yang berpikiran maju selalu berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya. Mereka tidak ingin tertinggal informasi sekecil apa pun.

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mengembangkan diri agar mampu berpikiran maju. Salah satu yang dapat dikembangkan adalah melakukan latihan secara terns menerus.

pentingnya prestatif

1. Pendapat Para Ahli tentang Latihan

Dengan adanya latihan, karyawan akan berkembang lebih cepat dan bekerja lebih prestatif. Dengan adanya latihan, berarti wirausaha yang bersangkutan akan memperoleh karyawan yang ahli dan trampil dalam melaksanakan pekerjaannya. Dengan adanya latihan, akan menjamin tersedianya tenaga kerja yang mempunyai keahlian khusus, keterampilan, dan mempergunakan pikirannya secara prestatif.

Di bawah ini dikemukakan beberapa pendapat ahli tentang kepentingan dan manfaat latihan.

Yoder

  1. Yoder mengemukakan latihan yang dilakukan oleh suatu organisir untuk keperluan, antara lain sebagai berikut:
  2. untuk stabilitas pegawai;
  3. untuk memperbaiki cara bekerja.

Latenier

  1. Latenier menyatakan bahwa latihan yang diselenggarakan oleh sebuah organisasi memiliki beberapat ujuan, antara lain sebagai berikut:
  2. pegawai lebih berkembang;
  3. pegawai lebih cekatan dan lebih baik.

Tiffen

  1. Tiffen menyatakan bahwa latihan yang diselenggarakan organisasi memiliki beberapa tujuan, antara lain
  2. pegawai akan melaksanakan tugas secara lebih baik;
  3. cara bekerja lebih baik.

F.W. Taylor

F.W. Taylor menyatakan bahwa latihan yang diselenggarakan organisasi memiliki tjuan, antara lain sebagai berikut:


  1. memilih karyawan terbaik;
  2. melaksanakan pekerjaan lebih baik.

Pentingnya menanamkan bekerja prestatif melalui latihan antara lain, sebagai berikut:

  • menghargai cita-cita dan masa depan;
  • meningkatkan kemampuan bekerja secara prestatif;
  • mengurangi pengawasan dalam bekerja;
  • terus-menerus menambah ilmu pengetahuan;
  • mengembangkan rasa kesetiakawanan;
  • mengembangkan sikap yang positif;
  • mengembangkan kemampuan berprakarsa;
  • mengembangkan daya kreativitas;
  • efektif dan efisien dalam bekerja

2. Metode Latihan

Metode latihan yang dijalankan wirausaha dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.

  • Latihan induksi, melalui kuliah, magang, perjalanan dinas, dan menghadirkan dosen tamu (ahli).
  • Latihan penugasan, melalui belajar sanibil bekerja, sistem magang, dan mengikuti pelajaran di luar perusahaan.

Latihan kewirausahaan merupakan salah satu aspek yang perlu ditangani secara berencana dan berkelanjutan. Adanya latihan dalam berwirausaha, diharapkan dapat meningkatkan kepribadian, pengetahuan, dan kemampuan. Hal itu sesuai dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.

Setiap wirausaha yang menyelenggarakan latihan kewirausahaan, selain harus berdasarkan pada suatu rencana, juga harus menentukan tujuan yang ingin dicapai. Termasuk meminimalkan risiko yang dihadapi.

Mengevaluasi suatu latihan sangat penting karena dapat mengetahui apakah latihan yang dilaksanakan itu sudah baik? Apakah latihan yang dilaksanakan telah sesuai sasaran? Apakah cara melaksanakan latihan sudah efektif dan efisien? Semua itu hanya dapat diketahui jika telah diadakan penilaian terhadap latihan tersebut.

Pembinaan efisiensi dan efektivitas kerja ke arah pengaturan secara maksimal dapat dilakukan dengan memberikan latihan kerja yang baik. Hal itu dalam rangka untuk perkembangan technical skill dan managerial skill. Prinsip pembinaan bekerja prestatif, efektif, dan efisien merupakan kunci ke arah kemajuan organisasi. Efektivitas dan efisiensi kerja harus dilakukan dalam rangka mencapai tujuan. Untuk mencapai efektivitas dan efisiensi kerja yang baik, dibutiihkan teknik yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Wirausaha harus mengembangkan cara berpikir maju. Salah satu yang dapat dilakukan adalah mengendalikan usaha secara efektif dan efisien, yaitu dengan menentukan standar kerja, menilai prestasi kerja, serta mengendalikannya. Perkembangan dalam berbisnis ditentukan sikap dan tindakan wirausaha. Efektivitas dan efisiensi wirausaha ditentukan hasil-hasil yang dapat dicapai. Wirausaha harus mampu melihat aspek sebuah persoalan dan memahami secara keseluruhan. Rancangan ekonomis diperlukan oleh perilaku wirausaha.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang Pentingnya Bekerja Prestatif Menurut Para Ahli. Semoga postingan ini bermanfaat bagi pembaca dan bisa dijadikan sumber literatur untuk mengerjakan tugas. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.


Baca postingan selanjutnya: